Wednesday, January 7, 2009

Rektorat di Situ Kenanga

Selepas mengikuti Pengajian UI di Rektorat, saya memutari gedung Rektorat menuju Situ Kenanga. Perjalanan saya sedikit terganggu karena harus menghindari tiang-tiang kuning yang berdiri tinggi-tinggi dan harus menoleh ke atas untuk memastikan tidak ada barang bangunan yang sedang dan akan jatuh menimpa saya. Dengan berdiri agak jauh, saya memperhatikan, rupanya gedung administrasi khas UI banget ini sedang mempercantik diri. Entah dalam rangka bersih-bersih atau tambah-tambah (tambah cat? Hehe..), saya hanya berharap tampilan baru di tahun yang baru akan menambah semangat baru civitas UI.

Berjalan menyusuri danau, saya menemui hal menarik lainnya. Tiba-tiba saya tersadar bahwa tinggi permukaan situ Kenanga sudah menyamai kapasitas kolam buatan penampungnya. Saya tidak nyaman berpikir lebih jauh jika volumenya bertambah lagi, mungkin saya tidak bisa berjalan di atas rumput menyusuri danau menikmati pemandangan sore. Padahal, beberapa semester yang lalu, saya ingat mengambil sampel air untuk praktikum dengan turun ke dasar situ! Apakah ini berarti Global Warming sudah menyapa kampus yang mempunyai Hutan Kota ini…?

Topografi tanah yang bergradien membuat efek "tumpah".

No comments:

Post a Comment